📍 Alamat: Md Place, Jl. Setia Budi Selatan No.7 Tower 2 Lt. 6, RT.5/RW.1, Kuningan, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910
🕒 Jam Buka: 09.00 – 22.00 (Senin–Jumat) | 08.00 – 23.00 (Sabtu–Minggu)
💰 Kisaran Harga: Rp 50.000 – Rp 100.000 per orang
đź“· Instagram: @hauserooftop
Langit Kota dan Cerita yang Menunggu di Atas
Ada sesuatu yang selalu magis dari berada di ketinggian — tempat di mana kamu bisa melihat Jakarta dari sudut yang lebih tenang. Di bawah sana, jalanan sibuk, mobil berlalu, dan gedung-gedung berdiri rapat; tapi di atas sini, semuanya terasa sedikit lebih pelan.
Begitu kamu naik ke lantai 6 MD Place Tower 2, Setiabudi, dan melangkah keluar menuju Hause Rooftop, ada momen singkat di mana kamu hanya ingin menarik napas panjang. Udara terasa lebih ringan, mata disambut pemandangan kota, dan suasana hijau dari taman di atas gedung membuatmu lupa kalau ini masih Jakarta.
Hause Rooftop ini seperti oase kecil — tempat di mana kamu bisa duduk dengan kopi di tangan, memandangi langit sore yang perlahan berubah warna, dan membiarkan waktu berjalan tanpa tergesa.
Menemukan Jeda di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta
Saat kamu mulai duduk, kamu akan sadar kalau Hause Rooftop bukan sekadar tempat makan di atas gedung — tapi semacam hidden sanctuary di tengah hiruk pikuk kota. Di setiap sudutnya, ada sesuatu yang terasa menenangkan. Tanaman hijau menjuntai dari pot, langit terbuka di atas kepala, dan semilir angin sore membawa aroma kopi serta suara tawa dari meja-meja sekitar.
Bagian outdoor-nya mungkin jadi favorit banyak orang. Balkon luas dengan kursi rotan dan cahaya natural yang masuk dari segala arah bikin suasananya terasa seperti taman pribadi. Sementara area indoor-nya nggak kalah nyaman, dengan pencahayaan lembut dan sudut-sudut yang cocok buat kamu yang datang sendirian bawa laptop atau mau ngobrol panjang bareng teman.
Di sini, kamu bisa memilih: mau duduk di luar sambil menatap langit kota, atau di dalam sambil menikmati musik pelan dan aroma kopi yang menenangkan. Apapun pilihannya, rasanya sama—seolah kamu sedang menemukan jeda kecil dari hidup yang terlalu cepat.
Rasa yang Datang Bersama Angin Sore

Sumber: Instagram @hauserooftop
Di Hause Rooftop, setiap meja terasa punya caranya sendiri untuk menemani kamu menikmati sore. Entah dengan sepiring camilan ringan atau segelas kopi yang aromanya menenangkan, semuanya seperti dirancang untuk bikin kamu betah duduk lebih lama.
Kalau kamu cuma ingin ngemil sambil ngobrol santai, coba Truffle Fries atau Wild Bruschetta — dua menu yang paling sering muncul di meja pengunjung. Tapi kalau perut mulai lapar, ada pilihan berat seperti pizza, pasta, burger, sampai steak yang disajikan dengan tampilan menggoda. Banyak yang bilang Wagyu Burger dan pizza-nya termasuk favorit yang wajib kamu coba.
Untuk minumannya, pilihannya juga beragam. Dari kopi yang klasik, mocktail yang segar, sampai cocktail untuk kamu yang ingin sedikit suasana berbeda. Mau yang ringan atau penuh cita rasa, semuanya ada di sini — tinggal kamu sesuaikan dengan mood soremu.
Harga menunya pun cukup bersahabat untuk ukuran rooftop di Jakarta, mulai dari sekitar Rp 50.000-an untuk camilan, hingga Rp 100.000-an kalau kamu mau makan lengkap sambil menikmati pemandangan kota.
Senja, Musik, dan Obrolan yang Mengalir Ringan
Ketika matahari mulai turun dan langit Jakarta berubah warna keemasan, suasana di Hause Rooftop juga ikut berganti nada. Lampu-lampu gantung mulai menyala lembut, musik pelan mengalun dari speaker, dan udara terasa lebih tenang — momen yang pas buat kamu lepas dari ritme cepat kota.
Di area outdoor, kamu bisa duduk di antara tanaman hijau sambil menatap pemandangan gedung-gedung yang mulai menyala satu per satu. Ada kesan seperti “berada di taman kecil di atas kota.” Sementara di bagian indoor, nuansanya lebih cozy — ideal buat yang ingin ngobrol panjang, buka laptop, atau sekadar menyeruput kopi tanpa distraksi.
Beberapa pengunjung bahkan bilang, “Rooftop ini rasanya seperti jeda kecil di tengah hiruk-pikuk Jakarta.” Dan memang, dengan musik yang pas, cahaya hangat, serta aroma makanan yang menggoda dari dapur, sulit untuk tidak betah berlama-lama di sini.
Tips & Catatan untuk Pengalaman yang Lebih Nyaman
Supaya kunjunganmu ke Hause Rooftop Setiabudi terasa maksimal, ada beberapa hal kecil yang bisa kamu perhatikan. Lokasinya memang berada di lantai 6 MD Place Tower 2, jadi pastikan kamu langsung menuju tower yang benar — karena di kompleks MD Place ada lebih dari satu gedung.
Kalau kamu datang di akhir pekan, reservasi bisa jadi penyelamat. Tempat ini sering penuh terutama menjelang sore, saat banyak orang ingin menikmati langit kota yang berubah warna.
Waktu terbaik untuk datang? Sekitar jam 5 sore sampai sunset, di mana cahaya matahari mulai lembut dan udara masih hangat — momen sempurna buat foto-foto juga.
Untuk gaya berpakaian, nggak perlu terlalu formal. Cukup santai tapi rapi, karena meski nuansanya chill, rooftop ini punya aura yang sedikit elegan — apalagi kalau kamu duduk di area outdoor dengan view gedung-gedung tinggi di sekitar Kuningan.
Dan buat kamu yang berencana datang dengan laptop atau sekadar ingin kerja santai, bagian indoor-nya bisa jadi pilihan nyaman. Ada colokan, pencahayaan hangat, dan musik pelan yang nggak ganggu fokus.
Sedikit Lebih Tinggi, Sedikit Lebih Tenang
Ada sesuatu yang menenangkan dari duduk di Hause Rooftop — mungkin karena udara tinggi yang terasa lebih jujur, atau mungkin karena pandangan ke arah langit yang membuatmu sadar, “ah, ternyata dunia nggak sesempit itu.”
Saat kamu menatap gedung-gedung di kejauhan dengan segelas minuman di tangan, waktu seolah melambat. Obrolan mengalir ringan, angin sore menyapa lembut, dan lampu-lampu kota mulai menari di bawah sana. Di momen itu, kamu paham: Jakarta juga bisa terasa damai, asal kamu tahu di mana harus berhenti sejenak.
Entah kamu datang sendirian untuk menenangkan pikiran, bersama teman berbagi cerita, atau dengan pasangan menikmati malam yang pelan — Hause Rooftop Setiabudi selalu punya cara membuatmu merasa nyaman, hangat, dan sedikit lebih hidup.
Karena di sini, langit bukan cuma pemandangan — tapi pelarian kecil dari rutinitas yang sesak.
Dan kadang, semua yang kamu butuhkan hanyalah naik sedikit lebih tinggi… untuk akhirnya merasa ringan lagi.






